Kriteria Pemimpin dan Alam Semesta

 

Di dalam sebuah organisasi manapun pasti terdapat seorang pemimpin yang dapat mengatur dan memberikan suri tauladan kepada seluruh anggotanya agar dapat menjalani program kerja yang telah dibuat. Sedangkan kepemimpinan adalah kemampuan dan kepribadian seseorang dalam mempengaruhi serta membujuk pihak lain agar melakuakan tindakan pencapaian tujuan bersama, sehingga dengan demikian yang bersangkutan menjadi awal struktur dan pusat proses kelompok (Inu Kencana,2003).

 Sebuah organisasi itu bagaikan mahluk hidup yang terdapat organ-organ  yang saling mempengaruhi satu sama lain dan semua dikoordinasikan oleh otak, jika salah satu organ sakit maka tubuh itupun dikatakan sakit, begitu juga jika salah satu organ ada yang mati maka tubuh itupun dapat dikatakan mati, jika tidak dapat digantikan oleh organ yang serupa dengan aslinya yang dapat bekerja sesuai dengan fungsi organ yang mati. Begitu pula dengan sebuah organisasi jika ada salah satu anggota yang sakit atau tidak bekerja secara optimal maka organisasi itu tidak akan terlaksana dengan baik, apa lagi sampai ditinggal oleh anggotanya yang mempunyai arti penting di organisasi tersebut, organisasi itu dapat dikatakan mati jika tidak ada yang menggantikan fungsi orang tersebut.

Di dalam tubuh organ otak tidak bisa digantikan oleh organ yang lainnya dan tidak bisa pula digantikan dengan organ yang serupa, jika otak sakit maka koordinasi satu dengan yang lainnya akan rusak apalagi jika otak mengalami kematian maka yang lainnya akan mati. Begitu juga dengan pemimpin, jika pemimpinnya sakit (tidak optimal) maka koordinasi antar anggotanya akan berantakan apalagi sampai mati (tidak bekerja) maka organisasi itu dapat dikatakan mati dan fungsi pemimpin tidak bisa digantikan oleh orang  lain.

Pemimpin itu seperti laut yang mau menerima apapun yang diberikan oleh sungai-sungai yang bermuara ke dia entah air itu bersih, atupun kotor penuh limbah industri dan rumah tangga. Laut memberikan seluruh kebaikan-kebaikan yang ada di didalamnya seperti ikan, udang, rumput laut yang dapat menghidupi wilayah sekitarnya, seorang pemimpin itu haruslah mau menerima seluruh anggotanya dengan keadaan apapun entah wajah dan tingkah lakunya  baik maupun buruk, dan memberikan yang terbaik bagi lingkungan yang ada di sekitarnya misalnya saja anda seorang pemimpin penelitian untuk kesehatan mental maka anda harus memberikan dan menyebar luaskan hasilnya guna memperbaiki kehidupan individu atau masyarakat.

  Pemimpin adalah bulan yang menyinari malam dan membuat suasana lebih romantis (kata yang lagi kasmaran). Bentuknya bulan seperti orang senyum membuat perasaan kita senang saat kita sedih, pemimpin harus menciptakan perasaan tambah senang kepada orang yang sedang senang dan menjadikan orang senang bagi orang yang sedang bersedih. Di sini seorang pemimpin harus ada dalam seluruh keadaan entah sedih maupun senang karena dengan mengetahui keadaannhya maka kita tahu sikap apa yang kita butuhkan maka akan di bahas pada paragraf di bawah.   Pemimpin adalah bulan yang menyinari malam dan membuat suasana lebih romantis (kata yang lagi kasmaran). Bentuknya bulan seperti orang senyum membuat perasaan kita senang saat kita sedih, pemimpin harus menciptakan perasaan tambah senang kepada orang yang sedang senang dan menjadikan orang senang bagi orang yang sedang bersedih. Di sini seorang pemimpin harus ada dalam seluruh keadaan entah sedih maupun senang karena dengan mengetahui keadaannhya maka kita tahu sikap apa yang kita butuhkan maka akan di bahas pada paragraf di bawah.

Pemimpin adalah matahari yang selalu menyinari di pagi hingga sore hari tanpa berkata lelah, cape, pegel ooh itu sama yah, intinya adalah tanpa rasa mengeluh. Matahari juga mau menemani anggotanya bekerja dan memberikan sinarnya untuk tumbuhan agar mereka dapat hidup. Di sini kita mendapatkan hikmah bahwa pemimpin harus memberikan motivasi kepada seluruh anggotanya tanpa rasa lelah dan mengeluh kemudian mau membantu para anggotanya yang membutuhkan dia. Kebanyakan para pemimpin hanya berkonsentrasi pada apa yang dia berikan kepada para anggotanya tanpa dia tahu bagaimana keadaan para anggotanya (yang penting beres), disinilah kebanyakan organisasi mengalami kegagalan demi kegagalan. Seharusnya pemimpin mengetahui bagaimana keadaan anggotanya dan memberikan masukan kepada para anggotanya agar bekerja lebih maksimal, sebuah perkataan sudahkah kamu menyelesaikan tugas kuliahmu? Atau mungkin ada masalah dengan keluargamu di rumah? Walaupun terlihat sederhana tetapi berakibat sangat besar kepada keadaan psikologis anggota anda, sekali lagi jangan lupa beri masukan yang psoitif bagi anggota anda, seperti jika pekerjaan ini belum selesai nanti kita akan mengalami kesulitan, apakah kamu perlu bantuan orang lain untuk membantu pekerjaan kamu?

Pemimpin itu bagaikan tanah yang menjadi tempat hidup bagi makhluk hidup yang ada didalamnya dan manjadi sumber makanan dan tempat berpijak  bagi manusia, hewan, dan tumbuhan yang berada di atasnya. Seorang pemimpin harus mampu menghidupkan suasana dan menjadi bahan pijakan dan menghantarkannya kepada kesuksesan bagi para anggotanya, bayangkan anda ingin menjadi pemimpin yang sukses tetapi anda sendiri tidak mau mensukseskan agenda-agenda anggota anda, bagaimana sukses jika anggota anda masih memikirkan keperluan lain. Contoh anda seorang pemimpin sebuah perusahaan tetapi anda memberikan gaji yang kecil kepada anggota anda dan pastinya anggota anda akan berfikir bagaimana mengelola uang yang sedikit dari anda lebih-lebih dia berfikir dia akan pindah dari perusahaan anda. Mungkin kalau satu orang yang berpikir seperti itu anda bisa mengganinya dengan yang baru dengan waktu yang tidak terlalu lama, kalau semuanya berfikir sama? Maka sekarang yang anda pikirkan hanya karyawan baru padahal perusahaan pesaing anda sudah lebih maju tidak memikirkan hal itu, maka sukseskanlah anggotamu maka anda akan disukseskan oleh mereka.

Pemimpin bagaikan ozon yang melindungi bumi ini dari sinar UV yang dapat menyebabkan kanker dan meneruskan sinar tampak (mejikuhibiniu) yang diperlukan oleh tumbuhan agar dapat tumbuh dengan optimal, seorang pemimpin mampu menyaring keburukan-keburukan yang ada disekitarnya agar tidak berdampak kepada anggotanya dan mampu menjalankan pendapat-pendapat dari luar yang dapat memberikan kontribusi yang positif untuk para anggotanya.

Pemimpin itu bagaikan tumbuhan bakau yang ada di tepi pantai yang mampu menahan derasnya ombak lautan, seorang pemimpin harus mampu bertahan dari pernyataan-pernyataan yang dapat menghancurkan anggota dan diri anda karena di luar sana banyak orang yang tidak menginginkan kesuksesan anda sebagai ketua dan organisasi yang anda pimpin banyak kasus yang saya lihat, misalnya seorang pemimpin dikatakan tidak mampu melaksanakan kepemimpinannya karena gosip dia sudah menikah padahal belum menikah saat itu hanya karena ingin menjatuhkan kepopuleran anda di mata masyarakat dan anggota anda jadi siapkan diri anda untuk mendapatkan pernyataan-pernyataan yang membunuh anda tetunya dengan kepala dingin, jika anda marah-marah mungkin mereka sudah mempersiapkan rencana lain karena tindakan anda itu dengan yang lebih mematikan.

            Pemimpin bagaikan air yang selalu mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah dan menghidupi seluruh makhluk hidup yang ada di dunia ini. Di muka bumi ini yang terdapat makhluk hidup hanya dua palnet yaitu Bumi dan Mars karena kedua planet ini  terdapat air, dan sampai sekarang di Mars hanya terdapat tumbuhan tingkat rendah seperti lumut. Seorang pemimpin hendaklah sampai ke tingkat yang paling bawah kalo dalam sebuah negara kita menyebutnya wong cilik dan mampu menghidupi mereka semua. Tanpa seorang pemimpin maka organisasi itu akan gersang dan lama kelamaan pun akan mati. Terkadang seorang pemimpin hanya memperhatikan yang ia sering lewati dan kurang memperhatikan sisi lain yang jarang atau tidak pernah anda lewati dan itu yang sering membuat anda gagal karena kurangnya pengawasan anggota anda ada

            Pemimpin itu seperti tumbuhan yang mengambil sumber makanannya dari tempat yang terdekat dengan dirinya dan tak pernah memilih itu baik atau pun buruk (mau pitza maupun kotoran) semuanya dia ambil dan merubahnya menjadi sesuatu yang bermanfaat, seperti bunga dan buah yang diberikan kepada makhluk lain yang membutuhkan hal tersebut. Pemimpin sebaiknya mengambil struktur organisasinya dari orang-orang terdekatnya karena sudah mengetahui seberapa besar kualitas orang tersebut dan mampu merubah perilaku angotanya yang kurang baik menjadi baik. Bagaimana cara mengubahnya??? Silahkan kamu buka di buku saya, bagaimana cara merubah kepribadian para anggota dalam sebuah organisasi.

Pemimpin itu bagaikan gunung merapi yang selalu menahan magmanya agar tidak merusak lingkungan sekitarnya. Jika dia merasa tidak kuat maka di memberikan tanda-tandanya bahwa dia akan meletus (mengeluarkan magmanya) ketika sudah meletus maka ia menggantinya dengan sebuah kesuburan yang menjadikan tanaman jauh lebih subur yang berakibat pada meningkatnya pendapatan petani pada daerah tersebut. Hendaknya seorang pemimpin itu mampu menahan amarahnya hingga waktu yang tepat dan dengan marahnya ia mampu merubah keadaan menjadi lebih baik dan bermanfaat dari sebelumnya. Marah yang bermanfaat yaitu ketika para anggotanya tidak mau melaksanakan apa yang diberikan oleh anda dan anda sudah mengingatkannya berulang kali. Ketika anda beberapa kali memberikan nasihat kepada anggota anda tetapi anggota anda tidak mendengarkannya maka sebanyak itu pula anda tidak di akui sebagai seorang pemimpin yang harus di ikuti, jika anda pemimpin yang sukses maka cukup sekali anda berbicara maka anggota anda langsung menanggapi dan melaksanakan tugas yang anda berikan kepadanya. Jadi kesimpulannya jika ada anggota yang tidak mau melaksanakan tugas yang di berikan oleh anda maka silahkan berhentikan dia. 

Pemimpin adalah alam semesta yang mampu menyeimbangkan diri dengan keadaan apapun yang ada di alam ini yang di perbuat oleh anggotanya.

Pemimpn harus dapat merubah, melayani dan mencerdaskan para anggotanya. Sebagus apapun kualitas pemimpin jika tidak diimbangi oleh kerja nyata para anggotanya maka hasilnya pun kurang memuaskan. Pemimpin yang berkualitas dan anggota yang mau kerja cerdas yang menghasilkan hasil terbaik dan tercapai tujuan yang diharapkan bersama.

Ingin tahu banyak lagi soal pemimpin yang berkaitan dengan sifat alam semesta ini, tunggu saja selengkapnya karena masih dalam pekerjaan

 

 

Penulis.

 

Rahmat BudhiajiGambar