Jakarta Palembang

Maafkan aku ukhti…
Semua tulisanmu tentang aku emang benar adanya…
Tapi perasaanku dahulu memang benar adanya…
Dahulu aku menyayangimu…
Maafkan aku tak dapat mewujudkan mimpimu…
Kau tahu siapa aku sekarang ini…
Entah apa yang membuat kau sangat penasaran sampai hari ini…
Hingga kau menulis notes di FBmu yang menceritakan daku…
Kau lebih tahu aku dari pada aku sendiri…
Kau selalu memantau FB ku setiap saat…
Maafkan aku…
Aku sempat mencari nomer telponmu dahulu…
Untuk mengatakan bahwa aku benar-benar mencintaimu…
Tapi alangkah sayangnya aku tak menemukan nomer telponmu…
Inboxku tak pernah kau balas…
Jakarta-Palembang tak sanggup aku tempuh waktu itu…
Akhirnya ku memutuskan untuk melupakanmu…
Dan mencari penggantimu…
Dan sekarang aku sudah menemukan penggantimu…
Dan aku menyayanginya…
Sungguh aku takkan memainkannya…
Cukup sudah pencarianku…
Walaupun dia jauh sekali denganmu…
Tapi ku tak akan membandingkannya dengan wanita lain…
Karena ia yang merubahku dan ia lebih dari cukup untukku…
Tapi ku menyayanginya dan ku akan menjaganya…
Ya Allah jagalah cinta dalam hati ini…
Ya Allah maafkanlah hambamu ini…

Pesan dari ku yang masih bermain dengan cinta
Jika kamu memancing ikan….
Setelah ikan itu terlekat di mata kail, hendaklah kamu mengambil ikan itu….
Janganlah sesekali kamu lepaskan ia semula ke dalam air begitu saja….
Karena ia akan sakit oleh karena bisanya ketajaman mata kailmu dan mungkin ia akan menderita selagi ia masih hidup.

Begitulah juga setelah kamu memberi banyak pengharapan kepada seseorang…
Setelah ia mulai menyayangimu hendaklah kamu menjaga hatinya….
Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja….
Karena dia akan terluka oleh kenangan bersamamu dan mungkin tidak dapat melupakan segalanya selagi dia mengingatmu….

Jika kamu menadah air biarlah berpada, jangan terlalu mengharap pada takungannya dan janganlah menganggap ia begitu teguh….
cukuplah sekadar keperluanmu….
Apabila sekali ia retak….
tentu sukar untuk kamu menambalnya semula….
Akhirnya ia dibuang ….
Sedangkan jika kamu coba membaikinya mungkin ia masih dapat dipergunakan lagi….

Begitu juga jika kamu memiliki seseorang, terimalah seadanya….
Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan janganlah kamu menganggapnya begitu istimewa….
Anggaplah dia manusia biasa…
Apabila sekali dia melakukan kehilapan bukan mudah bagi kamu untuk menerimanya….
akhirnya kamu kecewa dan meninggalkannya. Sedangkan jika kamu memaafkannya boleh jadi hubungan kamu akan terus hingga ke akhirnya….

Jika kamu telah memiliki sepinggan nasi…
yang kamu pasti baik untuk dirimu. Mengenyangkan. Berkhasiat…
Mengapa kamu berlengah, coba mencari makanan yang lain..
Terlalu ingin mengejar kelezatan. Kelak, nasi itu akan basi dan kamu tidak boleh memakannya. Kamu akan menyesal.

Begitu juga jika kamu telah bertemu dengan seorang insan…..
yang kamu pasti membawa kebaikan kepada dirimu. Menyayangimu. Mengasihimu…
Mengapa kamu berlengah, coba membandingkannya dengan yang lain….
Terlalu mengejar kesempurnaan. Kelak, kamu akan kehilangannya apabila dia menjadi milik orang lain. Kamu juga yang akan menyesal…

-: Sarikata.com :