Entahlah apa yang sedang terjadi…

seorang kawan ada yang dikatakan “penghianat dakwah” karena tidak datang rapat, apalagi berhenti dari organisasi itu dibilang murtad lagi, padahal ia saat itu sedang ada acara dakwah ditempat lainnya yang tidak bisa ditinggalkannya karena ia disana sebagai seorang ketuanya. Ada juga yang kader yang diragukan tentang pemahamannya cuman gara-gara ia memakai celana levi’s dan ditanyakan sudah berapa lama ia “tarbiyah”, padahal setahu saya ikhwan tersebut kalau pakai levi’s tak pernah ketat. Padahal kewajiban yang diberikan Allah adalah untuk menutup aurat kenapa dilebih-lebihkan yaa.
Ada juga yang dibilang tidak aktif di wilayahnya dibilang futur padahal ia aktif di tempat yang lain.
Nilailah diri sendiri, dan nasehatilah orang lain dalam kebaikan bukan mengkritiknya.
dakwah itu tidak dilihat dari seberapa sering ia rapat, bukan dilihat dari pakaiannya, bukan dilihat ia aktif atau tidak. tapi dilihat dari apakah orang tersebut selalu menampilkan kebaikan dalam dirinya dan menjadi contoh dalam prilakunya.

Ada juga yang mengkritik prilaku ikhwan dan akhwat di suatu sekolah karena sekolah itu menurutnya tidak ada hijab antara ikhwan dan akhwatnya, waah saya sangat bangga ada yang berani mengkritik hijab, menurut saya menjaga hijab adalah hal yang sangat sulit, terkadang saya sering tidak bisa menjaga hijab. Hingga suatu saat ada seorang sahabat yang curhat dan mengaku pada saya, bahwa ia adalah mantan pacarnya X, dalam batin saya wah ini tidak mungkin dan saya tidak percaya bahwa ia yang menasehati saya bahkan dia adalah ketua di beberapa organisasi masa pacaran. Menurut saya wanita itu yang berbohong pada saya, dan saya percaya dengan ikhwan itu. Hingga suatu saat saya ada suatu acara dengan ikhwan tersebut. Saya bisa melihat antara laki-laki dan wanitanya, dan saya memperhatikan si ikhwan tersebut sedang memegang HP, dan ada satu orang akhwat juga ada yang sedang memegang HP, kemudian saya memperhatikan keduanya, dan ternyata saya melihat sedikit keganjilan pada keduanya, ketika yang satu tersenyum melihat HPnya maka yang satu lagi juga tersenyum, dan yang satunya tertawa maka yang satunya lagi tertawa, semoga mereka tidak saling canda, karena mereka berdualah yang mengkritik tentang ikhwan dan akhwat sekolah yang tidak menjaga hijabnya.

Ada juga yang lain, dia yang menyindirku karena adzan telah berkumandang dan saya sedang asyik mendownload program di warnet. Waah payah nih masa ikhwan kaya gituu… gimana binaannya? Kemudian saya berkata kenapa anda mengucapkan hal itu, sedangkan anda sendiri masih diam pada posisi duduk anda, kalau anda sudah menunaikan shalat atau sudah mengambil air wudhu silahkan anda menasehati saya. Kemudian saya berangkat ke masjid yang terdekat dengan warnet tersebut dan ternyata yang menasehati saya shalat sendiri. Duuh dalam batin saya, seharusnya anda yang menasehati harus lebih baik dong.
Jika kau ingin memberikan jeruk kau harus punya jeruk.
Jika kau ingin memberikan semangat kau harus punya semangat
Jika kau ingin memberikan kebaikan kau harus menjalani kebaikan tersebut.

Salam penuh cinta
Hypnotician Muda

Entahlah apa yang sedang terjadi…

oleh Rahmat Budhiaji pada 29 Juni 2010 jam 18:34
Entahlah apa yang sedang terjadi…

seorang kawan ada yang dikatakan “penghianat dakwah” karena tidak datang rapat, apalagi berhenti dari organisasi itu dibilang murtad lagi, padahal ia saat itu sedang ada acara dakwah ditempat lainnya yang tidak bisa ditinggalkannya karena ia disana sebagai seorang ketuanya. Ada juga yang kader yang diragukan tentang pemahamannya cuman gara-gara ia memakai celana levi’s dan ditanyakan sudah berapa lama ia “tarbiyah”, padahal setahu saya ikhwan tersebut kalau pakai levi’s tak pernah ketat. Padahal kewajiban yang diberikan Allah adalah untuk menutup aurat kenapa dilebih-lebihkan yaa.
Ada juga yang dibilang tidak aktif di wilayahnya dibilang futur padahal ia aktif di tempat yang lain.
Nilailah diri sendiri, dan nasehatilah orang lain dalam kebaikan bukan mengkritiknya.
dakwah itu tidak dilihat dari seberapa sering ia rapat, bukan dilihat dari pakaiannya, bukan dilihat ia aktif atau tidak. tapi dilihat dari apakah orang tersebut selalu menampilkan kebaikan dalam dirinya dan menjadi contoh dalam prilakunya.

Ada juga yang mengkritik prilaku ikhwan dan akhwat di suatu sekolah karena sekolah itu menurutnya tidak ada hijab antara ikhwan dan akhwatnya, waah saya sangat bangga ada yang berani mengkritik hijab, menurut saya menjaga hijab adalah hal yang sangat sulit, terkadang saya sering tidak bisa menjaga hijab. Hingga suatu saat ada seorang sahabat yang curhat dan mengaku pada saya, bahwa ia adalah mantan pacarnya X, dalam batin saya wah ini tidak mungkin dan saya tidak percaya bahwa ia yang menasehati saya bahkan dia adalah ketua di beberapa organisasi masa pacaran. Menurut saya wanita itu yang berbohong pada saya, dan saya percaya dengan ikhwan itu. Hingga suatu saat saya ada suatu acara dengan ikhwan tersebut. Saya bisa melihat antara laki-laki dan wanitanya, dan saya memperhatikan si ikhwan tersebut sedang memegang HP, dan ada satu orang akhwat juga ada yang sedang memegang HP, kemudian saya memperhatikan keduanya, dan ternyata saya melihat sedikit keganjilan pada keduanya, ketika yang satu tersenyum melihat HPnya maka yang satu lagi juga tersenyum, dan yang satunya tertawa maka yang satunya lagi tertawa, semoga mereka tidak saling canda, karena mereka berdualah yang mengkritik tentang ikhwan dan akhwat sekolah yang tidak menjaga hijabnya.

Ada juga yang lain, dia yang menyindirku karena adzan telah berkumandang dan saya sedang asyik mendownload program di warnet. Waah payah nih masa ikhwan kaya gituu… gimana binaannya? Kemudian saya berkata kenapa anda mengucapkan hal itu, sedangkan anda sendiri masih diam pada posisi duduk anda, kalau anda sudah menunaikan shalat atau sudah mengambil air wudhu silahkan anda menasehati saya. Kemudian saya berangkat ke masjid yang terdekat dengan warnet tersebut dan ternyata yang menasehati saya shalat sendiri. Duuh dalam batin saya, seharusnya anda yang menasehati harus lebih baik dong.
Jika kau ingin memberikan jeruk kau harus punya jeruk.
Jika kau ingin memberikan semangat kau harus punya semangat
Jika kau ingin memberikan kebaikan kau harus menjalani kebaikan tersebut.

Salam penuh cinta
Hypnotician Muda

· · Bagikan

    • Hadi ‘Azzam ckk.. ckk.. ckk..

      29 Juni jam 19:11 · ·
    • Apip TheFrontliner subhanallah, iya Ji, kesalahan orang lain bukan untuk disalah-salahkan.. tapi untuk diingatkan, diperbaiki, dan dijadikan pembelajaran.. terkadang parameter penilaian kita disempitkan oleh penampilan seseorang, jabatan, kecerdasan, kekayaan dll… padahal sungguh, Allah telah memiliki parameter yang sangat indah. yang dengan parameter itu kita tidak akan salah menilai, tidak akan salah memandang.. parameter itu adalah : KETAQWAAN.

      29 Juni jam 19:25 · · 2 orangMemuat… ·
    • Achmad Lukman Harun Mahmud

      kgk pk no telp lg y?

      perlakukanlah org yg kau temui dgn perlakuan yg ingin kau terima dari org tsb.

      hmm,kyk nyindir gw y?
      ha42x
      PD bgt y!
      Lihat Selengkapnya

      29 Juni jam 19:36 melalui Facebook Seluler · ·
    • Perdana Nduutzz Adiputra wkwkwkkwkwkw
      kyny saya abis tuh

      29 Juni jam 21:59 · ·
    • Achmad Lukman Harun Mahmud sebuah catatan menyindir satu angkatan..

      29 Juni jam 22:00 · ·
    • Perdana Nduutzz Adiputra seppppp ane berusaha ji

      29 Juni jam 22:00 · ·
    • Perdana Nduutzz Adiputra mksd lo mun?

      29 Juni jam 22:01 · ·
    • Kodariyah Nurhayat Sebuah auto kritik sebagai renungan bersama semua pihak…moga ini sbg bentuk amal ma’ruf nahyi munkar…

      30 Juni jam 2:51 melalui Facebook Seluler · ·
    • Rahmat Budhiaji Tidak ada yang disindir apalagi nyindir, hanya sebagai masukan/saran saja.

      30 Juni jam 3:05 · ·
    • Achmad Lukman Harun Mahmud whatever…

      30 Juni jam 6:39 · ·
    • Muh Al Fajr awali dgn basmalah, di teruskan dgn perjuangan, dan di akhiri dgn hamdalah… setiap dakwah itu merupakan kewajiban tp dgn berbagai cara tiap individu itu memiliki carakteristic yg berbeda… teteplah bersatu kawan.. mohon dukungan dn doanya buat tmn2 kita yg berdakwah di jalan kehidupannya masing2.. wasslmkmwr.wb.

      04 Juli jam 21:05 · ·